Standar CCTV untuk Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Standar CCTV untuk Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) difokuskan pada pengawasan kualitas, higienitas, keamanan pangan, dan transparansi proses memasak.
Berdasarkan perkembangan terbaru (2025), berikut adalah standar CCTV untuk dapur MBG:
1. Teknologi & Fitur Utama
- Berbasis AI (Artificial Intelligence): Sistem CCTV diwajibkan berbasis AI untuk memantau aktivitas dapur secara real-time.
- Deteksi Kepatuhan SOP: AI harus mampu mendeteksi ketidaksesuaian, seperti pengabaian Alat Pelindung Diri (masker/sarung tangan), bahan pangan tidak higienis, dan kontrol suhu.
- Kualitas Video: Resolusi tinggi (minimal HD/Full HD) untuk detail pemantauan yang jelas.
- Transparansi & Rekaman: CCTV wajib merekam dan mencatat detail kegiatan penyajian makanan.
2. Lokasi Pemasangan CCTV
- Area Produksi/Memasak: Menyorot langsung proses pengolahan makanan untuk memastikan higienitas.
- Area Penerimaan Bahan Baku: Memantau bahan masuk.
- Area Pengemasan (Packaging): Memastikan makanan dikemas bersih.
- Area Penyimpanan: Memantau suhu penyimpanan bahan.
3. Konektivitas & Pengawasan
- Koneksi Daring (Online): CCTV harus tersambung ke aplikasi pengawasan (contoh: aplikasi Kudus Sehat, aplikasi pengawasan BGN) agar dapat dipantau oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemangku kepentingan.
- Dokumentasi Wajib: Dapur MBG diwajibkan mengunggah foto dan video hasil rekaman sebagai bagian dari pengawasan.
4. Spesifikasi Fisik
- Tahan Lingkungan Dapur: Kamera harus tahan air, uap, dan panas (IP rating) karena lingkungan dapur yang aktif dan berisiko basah/berminyak.
- Penyimpanan Data: NVR/DVR dengan kapasitas penyimpanan yang cukup untuk menyimpan rekaman (biasanya backup minimal 30 hari).
Pemasangan CCTV ini merupakan respon untuk mencegah insiden keamanan pangan seperti keracunan.
